Monday, August 29, 2016

Mengenal Apa Itu IPv6 (Internet Protocol Version 6)?

Internet Protocol Version 6 (IPv6) adalah penerus dari Internet Protocol Version 4 (IPv4) alamat IP standar yang dikembangkan oleh IETF, IPv6 dirancang untuk memecahkan masalah IPv4 yang sudah kebanyakan. IPv4 menggunakan skema penomoran 32-bit untuk mewakili alamat IP, yang memiliki ruang alamat dari 232 atau 4,3 miliar. Sedangkan IPv6 menggunakan skema penomoran 128-bit (2128) yang memiliki ruang alamat yang cukup besar selama beberapa dekade yang akan datang.

IPv6 dimaksudkan untuk menggantikan IPv4. Menurut data statistik Google pada Mei 2014, 96% dari lalu lintas Internet menggunakan IPv4 dan hanya 4% yang menggunakan IPv6. IPv4 dan IPv6 tidak interoperable dengan desain, sehingga transisi dari IPv4 ke IPv6 membutuhkan mekanisme transisi seperti Stateless IP / ICMP Translation, Transportasi Relay, 6RD dan mekanisme transisi IPv6 lain untuk membuat mereka interoperable.

Apa Itu IPv6 (Internet Protocol Version 6)

Jenis-Jenis Alamat IPv6

Pengalamatan IPv6 diklasifikasikan menjadi tiga kategori: unicast, anycast dan multicast.
  • Unicast - Sebuah alamat IP unicast adalah pengidentifikasi untuk antarmuka jaringan tunggal. Paket IPv6 dikirim ke alamat unicast dikirim ke antarmuka tunggal.
  • Anycast - Sebuah alamat anycast IP adalah pengidentifikasi untuk satu set antarmuka ditugaskan untuk kelompok tapi milik node yang berbeda. Paket IPv6 dikirim ke alamat anycast dikirimkan ke node tunggal yang paling dekat dengan pengirim diidentifikasi oleh algoritma routing.
  • Multicast - Sebuah alamat IP multicast adalah pengidentifikasi untuk satu set antarmuka yang mungkin milik perbedaan node. Paket IPv6 dikirim ke alamat multicast dikirim ke semua antarmuka diidentifikasi oleh alamat multicast.

Tidak seperti skema pengalamatan IPv4, skema pengalamatan IPv6 tidak mengimplementasikan alamat broadcast. Sebaliknya, IPv6 mengimplementasikan alamat multicast untuk mengirim paket ke sekelompok node dan menghindari distribusi ke setiap node dalam jaringan. IPv6 juga memiliki ruang lingkup yang menentukan bagian mana dari jaringan itu yang merupakan alamat valid dan unik.

Coloned Decimals

Alamat IPv6 terdiri dari 128-bit (atau 8 kelompok angka 4 heksadesimal yang dipisahkan oleh titik dua), dengan kemungkinan menghilangkan nol untuk menyingkat alamat lengkap. Contoh alamat IPv6 mungkin terlihat seperti 2001:0db8:0012:0001:3c5e:7354:0000:5db1. Untuk kenyamanan, sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan dalam notasi pendek dengan menghilangkan nol yang paling depan. Contoh alamat di atas dapat juga direpresentasikan sebagai 2001:db8:12:1:3c5e:7354:0:5db1.

Ketika menyingkat alamat IPv6, berlaku aturan berikut:
Satu atau lebih angka nol terdepan di setiap kelompok 8 digit heksadesimal dapat dihapus. Misalnya, 0012 dapat ditulis 12 dan 0000 dapat dikonversi ke 0 (lihat contoh di atas).
Kelompok berturut-turut nol diganti dengan double colon ::. Alamat loopback 0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0001 dapat disingkat menjadi ::1.

Mengapa IPv6 Penting?

Dengan meningkatnya pengguna smartphone, tablet dan komputer maka dibutuhkan alamat IP yang lebih banyak dan hal itu tidak dapat dipenuhi dengan IPv4. Ada lebih dari 7 miliar orang di dunia dengan ponsel, tablet dan komputer yang masing-masing membutuhkan alamat IP sedangkan IPv4 hanya memiliki 4,3 miliar ruang alamat. Untuk itu ransisi dari IPv4 ke IPv6 sangat diperlukan.

Selalu menjadi blogger pemula. Tidak pernah bisa menjadi blogger profesional. Tidak punya semangat dan skill menulis, tidak punya semangat mencari bahan untuk postingan. Tidak bosan-bosan membuat blog baru tapi blognya selalu begitu-begitu saja...:D

Silahkan luangkan sedikit waktu anda untuk berkomentar. Jika ada tulisan yang menurut anda kurang jelas atau kurang berkenan di Teknologisme.com, jangan ragu-ragu menyampaikannya kepada kami.
EmoticonEmoticon

Contact Form