Friday, September 16, 2016

Inilah Persiapan Awal Membuat Aplikasi Android Dengan Eclipse

Android merupakan sistem operasi mobile yang pertumbuhannya sangat pesat dan menjadi sistem operasi mobile yang paling populer dan banyak digunakan saat ini. Setiap harinya, lebih kurang 1 juta ponsel pintar/ smartphone Android baru diaktifkan. Toko-toko aplikasi Android baru selain Google Play Store juga banyak bermunculan seperti Amazon App Store for Android, Opera Mobile Store, Samsung Apps Mobile, LG Smart World dan lain-lain. Tentunya hal ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mulai mencoba menjadi developer/ pengembang aplikasi Android.

Pada kesempatan ini teknologisme.com akan mencoba membantu anda yang ingin memulai menjadi seorang developer aplikasi Android. Tulisan ini akan menginformasikan kepada anda tentang persiapan awal menggunakan Eclipse, pengaturan dan penginstalan Adroid Software Development Kit (Android SDK), konfigurasi Eclipse untuk pengembangan aplikasi Android, meninstal Android Virtual Devices (AVD) atau emulator Android. Setelah mengikuti langkah-langkah tersebut, anda akan siap untuk membuat aplikasi Android pertama ana menggunakan Eclipse. Silahkan disimak langkah-langkah berikut ini.

Menginstall Android SDK, Eclipse Dan Membuat Android Virtual Devices (AVD) atau Emulator.

Persiapan Awal Membuat Aplikasi Android Dengan Eclipse

1. Download dan Install Android Software Development Kit (Android SDK)

http://developer.android.com/sdk/index.html
Langkah pertama adalah men-download Android Software Development Kit (SDK). File ini tidak terlalu besar (hanya lebih kurang 30MB) jika dibandingkan dengan iPhone SDK, yang hampir 4GB.
Setelah file selesai didownload, ekstraklah ke sebuah folder baru, jangan biarkan di folder download anda. Contohnya (D:\ANDROID\sdk) anda bisa menempatkannya di mana saja. Bebas kok.. D

2. Download dan Install Eclipse IDE for Java Developers

http://www.eclipse.org/downloads/
Kenapa menggunakan Eclipse IDE (Integrated Development Environtment)? Karena Eclipse dapat disisipi dengan plugin-plugin yang membantu dalam membuat aplikasi Android.
Di halaman download Eclipse, pilih "Eclipse IDE for Java Developer" dan pastikan anda memilih versi yang sesuai dengan sistem operasi yang anda gunakan. Ukuran filenya lebih kurang 100MB.
Setelah selesai didownload, ekstraklah ke folder baru. Misalnya: D:\ANDROID\eclipse

3. Menginstall Android Development Tools (ADT) plugin for Eclipse

http://developer.android.com/sdk/eclipse-adt.html#downloading
Berikutnya, kita akan menggunakan Eclipse untuk menginstal plugin Android Development Tools (ADT) menggunakan built-in sistem plug-in Eclipse. Dari dalam Eclipse:
  1. Pilih “Help” > “Install New Software….”
  2. Klik tombol “Add…” dan buat entry baru:
    * Name: “Android ADT”
    * Location: “https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/”
  3. Ceklis semua kotak untuk menginstal semua alat yang dibutuhkan.
  4. Cukup klik “I agree”, “Next”, “Yes”, dan lain-lain. Sampai anda diminta untuk me-restart Eclipse anda. Restartlah ketika diminta.

4. Menghubungkan Android SDK Dengan Eclipse IDE

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan Android SDK dengan Eclipse IDE. Sebelumnya pada langkah ketiga di atas anda harus me-restart Eclipse anda. Dari dalam Eclipse:
  1. Klik "Window" dan pilih "Preferences".
  2. Klik "Android" pada menu sebelah kiri.
  3. Di samping kotak isian "SDK Location" klik tombol "Browse" 
  4. Carilah folder SDK yang sudah anda buat pada langkah #1.

5. Memilih Platform Android yang akan Digunakan

http://developer.android.com/resources/dashboard/platform-versions.html
Grafik ini akan sangat membantu Anda dalam memutuskan platform mana yang relevan dan lebih banyak pengguananya. Saya sarankan memeriksa grafik Platform Android ini setiap bulan atau lebih untuk melihat seberapa cepat perubahannya.

6. Menginstall Komponen-Komponen Android SDK

http://developer.android.com/sdk/adding-components.html
Android dikemas sedemikian rupa sehingga base dari setiap Android SDK berbeda, tergantung dari setiap versi API dan SDK-nya. Ini berarti jika kita ingin membuat aplikasi untuk salah satu versi platform maka kita harus men-download API dan SDK yang sesuai denga platform tersebut.
Untuk melakukan hal ini, kita dapat menggunakan Eclipse IDE dan Android ADT yang kita dipasang di Langkah #3. Dari dalam Eclipse:
  1. Klik "Window" kemudia pilih "Android SDK Manager"
  2. Di bagian "Available Packages" pilihlah platform yang ingin anda gunakan. Atau anda bisa memilih semua package yang tersedia.
  3. Di bagian "Third Party Add-Ons" pilihlah package apa yang kira-kira anda butuhkan.
  4. Setelah itu, klik tombol "Install Selected" dan klik radio button "Accept All" kemudia pilih "Install". 
Ini mungkin akan memakan waktu yang cukup lama tergantung kecepatan internet yang anda miliki.

7. Membuat Android Virtual Devices (AVD)

http://developer.android.com/guide/practices/screens_support.html#testing
Yang terakhir, kita perlu membuat sebuah Android Virtual Devices (AVD) yang akan dijadikan sebagai emulator ketika kita ingin menjalankan atau menguji aplikasi yang sudah kita bangun. Caranya adalah sebagai berikut:
  1. Dari Eclipse, Pilih "Window" Kemudian pilih "Android Virtual Device Manager"
  2. Klik tombol "Create" di sebelah kanan
  3. Isilah nama AVD anda, kemudian pilih jenis device yang anda inginkan melalui dropdown menu, pilih juga target API dan jenis prosesornya.
  4. Setelah semua anda pilih, klik tombol "OK"
  5. Tunggu beberapa saat sampai AVD selesai dibuat.
Anda dapat membuat AVD sebanyak yang anda butuhkan. Buatlah AVD dengan menggunakan API yang berbeda-beda sehingga anda dapat menguji aplikasi yang sudah anda buat dan melihat perbedaan pada setiap API tersebut.

Jika ke-tujuh langkah di atas sudah anda lakukan maka anda sudah siap untuk membangun aplikasi Android pertama anda. Semoga tulisan ini bermanfaat dapat membantu anda dalam memulai mengembangkan aplikasi untuk Android. Jika ada yang kurang jelas atau kurang dimengeti, silahkan tanyakan pada kolom komentar atau melalui halaman "Hubungi Kami". Terima Kasih.

Selalu menjadi blogger pemula. Tidak pernah bisa menjadi blogger profesional. Tidak punya semangat dan skill menulis, tidak punya semangat mencari bahan untuk postingan. Tidak bosan-bosan membuat blog baru tapi blognya selalu begitu-begitu saja...:D

Silahkan luangkan sedikit waktu anda untuk berkomentar. Jika ada tulisan yang menurut anda kurang jelas atau kurang berkenan di Teknologisme.com, jangan ragu-ragu menyampaikannya kepada kami.
EmoticonEmoticon

Contact Form